Indra Jaya Piliang Diserahkan ke BNN

Deny Irwanto    •    Jumat, 15 Sep 2017 16:02 WIB
indra j piliang tersandung sabu
Indra Jaya Piliang Diserahkan ke BNN
Politikus Golkar Indra Jaya Piliang di Polda Metro Jaya/Foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya akan menyerahkan politikus Partai Golkar Indra Jaya Piliang ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Indra dianggap sebagai pecandu yang harus disembuhkan.

"Dari hasil assessment (BNN) itu, bahwa yang bersangkutan akan dilakukan rehabilitasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat 15 September 2017.

Dua rekan Indra, Romi Fernando dan M. Ismail Jamani, juga mendapatkan rekomendasi rehabilitasi. Ketiganya akan dipindahkan hari ini.

"Sore ini nanti ketiganya akan kami serahkan ke BNNK Jakarta Selatan. Rencana jam 16.00 WIB akan kami kirim," ucap Argo.

Polisi memutuskan tidak menahan Indra dan dua rekannya. Keputusan tersebut diambil setelah penyelidikan dan pertimbangan polisi tidak menemukan sabu saat penangkapan.

"Ketiga pelaku ini sesuai dengan Pasal 54 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pengguna narkoba wajib direhabilitasi," ucap dia.

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Indra bersama dua rekannya di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu 13 September 2017 malam. Ketiganya ditangkap saat mengonsumsi sabu.

Penangkapan dilakukan pada pukul 19.30 WIB. Polisi mendapat informasi dari masyarakat.  Saat ditangkap, sabu diduga sudah habis dikonsumsi.

Polisi menemukan satu set bong dan cangkong bekas pakai, satu plastik bekas pakai, dan satu korek gas. Indra diketahui hanya mengonsumsi sabu, begitu juga dua rekannya. Ketiganya tidak melakukan perlawanan saat penangkapan.

Polisi juga melakukan tes urine terhadap ketiganya. Hasilnya pun positif mengonsumsi sabu.


(OJE)

Golkar Tetap Bersiap untuk Pilkada Walau Badai Menghadang

Golkar Tetap Bersiap untuk Pilkada Walau Badai Menghadang

39 minutes Ago

Partai Golkar tengah diterjang badai saat Ketua Umum Setya Novanto ditahan karena tersandung ka…

BERITA LAINNYA