Polisi Tunggu Keterangan Novel Baswedan

Damar Iradat    •    Selasa, 18 Apr 2017 15:21 WIB
novel baswedan
Polisi Tunggu Keterangan Novel Baswedan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono--MI/ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi terus menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi menunggu keterangan Novel sebagai saksi korban.

Penyidik belum meminta keterangan dari Novel terkait insiden tersebut. Novel saat ini masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura.

"Jadi, kita tunggu saja, karena keterangan korban ini akan kita simpulkan dengan keterangan saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 18 April 2017.

Baca: Polisi Dapat Informasi Kuat Penyerang Novel Baswedan

Polisi, sambung Argo, tentunya membutuhkan keterangan Novel. Kepolisian tidak mungkin berandai-andai dalam mengungkap kasus tersebut. Selain keterangan Novel, polisi juga masih menunggu keterangan keluarga.

Sejauh ini sudah 19 saksi diperiksa. Polisi juga masih menganalisa bukti rekaman circuit closed television (CCTV) yang terpasang di lokasi kejadian. Namun, pemeriksaan CCTV juga menemui kendala.

"Soalnya ada CCTV yang merekam, ada juga yang (gambarnya) kabur," terang dia.

Baca: Kornea Novel Terpaksa Dioperasi Jika Tak Beregenarasi

Polisi belum bisa mengidentifikasi dua pelaku yang melakukan teror Novel. Saat ini polisi terus mengumpulkan informasi dan bukti-bukti yang didapat dari warga sekitar kediaman Novel di Kelapa Gading. "Pelakunya masih kita perlu buktikan di sana. Tunggu saja," tegas Argo.

Wajah Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai pulang salat Subuh di masjid dekat rumahnya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 11 April. Pelaku diduga dua orang dan mengendarai sepeda motor. Saat ini Novel sedang mendapat perawatan di Singapura.


(YDH)