Kalapas Cipinang: Pungli Haram Hukumnya

Wanda Indana    •    Rabu, 19 Oct 2016 20:01 WIB
pungli
Kalapas Cipinang: Pungli Haram Hukumnya
Rutan Cipinang. Google Maps

Metrotvnews.com, Jakarta: Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, memperketat pengawasan. Masyarakat juga diimbau segera melapor jika mengetahui petugas melakukan pungutan liar pada jam kunjungan.

Kepala Lapas Cipinang Edi Kurniadi mengatakan, upaya pemberantasan pungli sudah lama dilakukan, yakni sejak Program Getting to Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) pada 2012.

"Kalau saya bilang enggak ada (pungli), nanti saya dibilang pembohong. Yang pasti semua rambu-rambu sudah saya pasangkan, kita sepakat tidak mau ada hal-hal yang seperti itu," kata Edi di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (19/10/2016).

Edi menjelaskan, selama bertugas di Lapas Cipinang, tidak ada laporan pungli dari masyarakat atupun dari petugas. Jika petugas nekat, ada sanksi berat menanti.

"Sudah jelas tidak diperbolehkan, haram hukumnya benda-benda itu (handphone, pungli, dan narkoba) ada di lapas," tegas Edi.

Perubahan itu nyata. Suranto, 56, merasakan benar itu. Sebelumnya, pedagang rujak yang sudah 25 tahun mangkal di depan Lapas Cipinang, bebas-bebas saja ke luar masuk Lapas. Tapi, kini `fasilitas` itu menguap.

Hampir semua petugas Lapas mengenal Suranto. Sebab itu dia bebas wira-wiri ke dalam Lapas buat mengantar pesanan rujak. "Mulai hari ini, saya susah masuk ke dalam, harus ngambil nomor antrean, jadi kaya kunjungan seperti tamu," kata Suranto kepada Metrotvnews.com, di depan Lapas Cipinang.

Suranto hafal betul kondisi di dalam lapas. Menurut dia, lapas cipinang bebas dari praktik pungutan liar.

"Kalau di sini (Lapas Cipinang), Insya Allah enggak ada (pungli)," ujar pria asal Klaten, itu.

Suranto mengakui, sempat ada praktik pungli di lapas Cipinang. Namun itu terjadi sebelum pembangunan gedung baru pada 2005.

"Dulu sempat ada pungli, bayar kamar, tapi sudah lama sekali. Kalau sekarang enggak ada, pegawai di sini cerita sama saya kalau di sini ketat," pungkas Suranto.


(DEN)