Tiga Gubernur Diajak Safari ke Rutan KPK

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 20 Feb 2019 18:39 WIB
kpk
Tiga Gubernur Diajak Safari ke Rutan KPK
Gubernur yang baru dilantik diajak berkeliling rutan KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Tiga gubernur dan wakil gubernur (wagub) yang baru dilantik diajak 'safari' ke Rumah Tahanan (Rutan) Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga Antirasuah memperkenalkan beberapa ruangan Rutan KPK, salah satunya ruang jenguk tahanan.

Ketiga pemimpin provinsi itu adalah Syamsuar-Edy Natar Nasution, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, dan Fachrori Umar. Mereka baru dilantik Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Syamsuar-Edy adalah gubernur dan wagub Riau. Khofifah-Emil merupakan pemimpin Jawa Timur. Sementara itu, Fachrori ialah wagub yang diangkat menjadi Gubernur Jambi menggantikan Zumi Zola yang jadi pasien KPK.

Kunjungan ke Rutan KPK dilakukan setelah ketiga kepala daerah baru itu mendapat pengarahan langsung dari pimpinan KPK terkait upaya pencegahan praktik korupsi di daerahnya masing-masing. Sayangnya, Gubernur Riau Fachrori Umar meminta izin untuk pulang lebih awal.

Saat mengunjungi Rutan, Wagub Jawa Timur Emil Dardak sempat berkelakar kepada awak media. Di ruang jenguk tahanan, Emil sempat meminta petugas agar tidak mengunci pintu keluar.

"Sebenarnya tadi di depan saya sudah bilang, tolong jangan dikunci ya pak pintunya kalau kami masuk," kata Emil di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019.

Emil mengatakan beberapa orang yang ada di Rutan KPK sebenarnya memiliki komunikasi yang baik. Namun, dia tak mengetahui alasan yang membuat para tersangka itu terlibat praktik rasuah.

Baca: Gubernur Riau dan Jatim Minta Petuah KPK

"Jadi etika kita sebagai sesama manusia tidak usah menghakimi orang lain, kita fokus pada diri sendiri banyak-banyak doa, banyak-banyak istigfar semoga kita tidak khilaf atau kita dijauhkan dari hal-hal tersebut," kata dia.

Senada dengan Emil, menurut Khofifah, semua perbuatan manusia yang baik ataupun buruk akan dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. Dia pun siap memimpin Jawa Timur ke arah yang lebih baik.

"Sama yang berbuat baik Allah akan kasih surga, yang berbuat tidak baik Allah siapkan neraka. Di dalam berbagai kehidupan juga ada stick juga ada carrot kalau baik dikasih carrot," jelas dia.


(OGI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA