Sidang Kasus Dugaan Penodaan Agama

Sikap Keagamaan MUI Disebut Pemicu Membesarnya Permasalahan Ahok

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 21 Mar 2017 14:56 WIB
kasus hukum ahok
Sikap Keagamaan MUI Disebut Pemicu Membesarnya Permasalahan Ahok
Sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama Selasa 21 Maret 2017/MI/Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pernyataan sikap dan keagamaan (PSK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) disebut memicu persoalan dalam kasus yang membelit Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Hal itu disampaikan Ahli agama Islam K.H. Ahmad Ishomuddin dalam sidang ke-15 kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok.

"Sikap keagamaan ini pemicu masalah ini jadi semakin besar. Kita bisa lihat sejumlah demonstrasi yang dilakukan," kata Ahmad dalam di sidang Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa 21 Maret 2017.

Ahmad menjelaskan, PSK MUI tersebut memicu masalah lantaran dijadikan dasar banyak massa berdemonstrasi. Organisasi yang terang-terangan menjadikan PSK MUI ialah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI.

Ahmad menyayangkan hadirnya PSK MUI tak dibarengi konfirmasi kepada Ahok. Pernyataan tersebut, kata Ahmad, juga tak melalui prosedur yang dianut MUI.

"Saya dapat informasi MUI tidak lakukan klarifikasi yang dimaksud. MUI tak melakukan kroscek ke Kepulauan Seribu dan tak memintai pak Ahok keterangan, tiba-tiba keluar pernyataanya," jelas Ahmad.

Namun, masih ada sejumlah poin PSK MUI yang disepakati Ahmad. Satu di antaranya soal keharmonisan.

"Saya setuju seperti poin keharmonisan harus tetap terjaga. Tapi hal memutuskan yang bisa merugikan orang lain tanpa melakukan tabayyun adalah hal tak sependapat," tegas Ahmad.


(OJE)