Chairuman Harahap Diperiksa untuk Novanto

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 28 Jul 2017 10:37 WIB
korupsi e-ktp
Chairuman Harahap Diperiksa untuk Novanto
Anggota DPR periode 2009-2014 Chairuman Harahap. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota DPR periode 2009-2014 Chairuman Harahap. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto.

Pantauan Metrotvnews.com, sekira pukul 10.00 WIB Chairuman telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Mulia, Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat 28 Juli 2017. Dia mengenakan kemeja putih, celana hitam dan membawa sebuah tas.

Chairuman masuk dan langsung duduk di ruang tunggu. Tidak lama menunggu, pukul 10.16 WIB, ia dipersilakan petugas untuk langsung menuju ruang pemeriksaan dengan menggunakan tangga.

Hari ini, KPK hanya memeriksa Chairuman untuk kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan kartu tanda pendudukberbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elektronik). KPK menetapkan Novanto sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik setelah mencermati fakta persidangan.
 
"KPK menetapkan SN dengan tujuan menyalahgunakan kewenangan sehingga diduga mengakibatkan negara rugi Rp2,3 triliun," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 17 Juli 2017.
 
Novanto diduga menguntungkan diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya terhadap jabatannya. Hal itu diduga mengakibatkan kerugian negara hingga Rp2,3 triliun.
 
Agus mengatakan, KPK menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Novanto sebagai tersangka. Novanto diduga memiliki peran dalam proses perencanaan dan pengadaan.
 
Novanto dijerat Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999  sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(OGI)