KPK Segera Tahan Zumi Zola

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 27 Feb 2018 01:26 WIB
ott anggota dprd jambi
KPK Segera Tahan Zumi Zola
Gubernur Jambi Zumi Zola bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/2). (Foto: Antara/Wahyu Putro A).

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menutup kemungkinan segera menahan Gubernur Jambi Zumi Zola. Penahanan bisa dilakukan setelah pemeriksaan saksi, tersangka atau penggeledahan oleh penyidik.

"Mengacu kepada pasal 21 kitab hukum acara pidana, maka tidak tertutup kemungkinan penahanan dilakukan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 26 Februari 2018.

Febri membantah penyidikan kasus suap yang menjerat Zumi Zola dihentikan. Dia memastikan, pengusutan kasus politikus PAN itu masih berlanjut dan segera dirampungkan.

"Karena UU Nomor 30 Tahun 2002 itu mengatakan bahwa KPK tidak bisa menghentikan perkara. Jadi saya kira kita fokus saja pada proses hukum yang berjalan," ujarnya.

(Baca juga: KPK Segera Periksa Lagi Zumi Zola)

Dia meminta semua pihak tidak menyebarkan informasi tidak benar terkait proses hukum yang berjalan di KPK. Salah satunya, informasi yang menyebut kalau kasus Zumi Zola sudah dihentikan KPK.

Tak hanya itu, Febri juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak begitu saja percaya dengan informasi-informasi yang belum pasti kebenarannya. Ditegaskan kembali, kasus suap yang menjerat Zumi Zola masih berjalan dan segera rampung.

"ZZ juga sudah kita tetapkan sebagai tersangka maka penangana perkara ini akan terus berjalan sesuai hukum acara berlaku," pungkas Febri.

KPK sebelumnya mengumumkan status tersangka Gubernur Jambi Zumi Zola dan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan sebagai tersangka. Keduanya, ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi atas proyek-proyek di Pemprov Jambi senilai Rp6 miliar.

Zumi Zola dan Arfan diduga kuat 'memalak' sejumlah pengusaha dengan dalil izin sejumlah proyek di Pemprov Jambi. Uang gratifikasi yang diterima dari sejumlah proyek itu disiapkan Zumi Zola sebagai 'uang ketok' agar DPRD Jambi memuluskan APBD Jambi tahun anggaran 2018.

Atas perbuatannya, Zumi Zola dan Arfan disangkakan pasal 12 huruf B Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam kasus ini, KPK lebih dulu menetapkan empat orang tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi. Keempat tersangka itu yakni anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekda Jambi, Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.




(HUS)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA