Novanto Enggan Komentari Pelaporan SBY Terhadap Pengacaranya

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 06 Feb 2018 21:49 WIB
sbykorupsi e-ktpsetya novanto
Novanto Enggan Komentari Pelaporan SBY Terhadap Pengacaranya
Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik Setya Novanto. (MI/Ramdani)

Jakarta: Terdakwa korupsi KTP-el Setya Novanto ogah menanggapi langkah Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melaporkan kuasa hukumnya, Firman Wijaya, ke Bareskrim Polri. Firman dilaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik SBY.

"Enggak tahu, itu urusannya Pak Firman," kata Novanto usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi KTP-el di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

Firman sendiri tak mau ambil pusing terkait langkah Ketua Umum Partai Demokrat yang melaporkannya ke Bareskrim Polri, dengan tuduhan penggiringan opini kasus KTP-el tersebut.

Baca: SBY Laporkan Pengacara Novanto ke Bareskrim

Menurut Firman, sebagai mantan presiden, SBY seharusnya menghormati proses persidangan. Apa lagi, dalam persidangan semua harus terbuka demi kepentingan pembuktian.

‎"Ini kan proses tindak pidana korupsi. Seharusnya dapat dihormati oleh semua pihak, jangan diintervensi, jangan diintimidasi. Semuanya kan terbuka di persidangan, tak ada yang ditutupi. Ada keterbukaan dalam pembuktian," kata Firman dikonfirmasi terpisah.

Baca: SBY Tersiksa Terus Menerus Difitnah

SBY sebelumnya melaporkan Firman ke Bareskrim Polri. SBY menilai pernyataan Firman yang mengaitkan dirinya dalam kasus korupsi KTP-el sebagai fitnah. 

Laporan SBY terhadap Firman Wijaya teregistrasi di nomor LP/187/II/2018/Bareskrim, tanggal 6 Februari 2018. SBY menilai Firman melanggar Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca: SBY Merasa Difitnah Pengacara Novanto



(LDS)

Hakim ke Novanto: Jadi Ada Benjol Sebesar Bakpao?

Hakim ke Novanto: Jadi Ada Benjol Sebesar Bakpao?

1 hour Ago

Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku sempat mendapat luka memar di dahinya pasca-insiden k…

BERITA LAINNYA