Marliem dan Sugiarto Pernah Bahas Jatah Uang untuk Novanto

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 13 Nov 2017 17:27 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Marliem dan Sugiarto Pernah Bahas Jatah Uang untuk Novanto
Ketua DPR Setya Novanto bersaksi dalam sidang kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.

Jakarta: Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya jatah pemberian uang buat Ketua DPR Setya Novanto. Hal itu terungkap dari hasil pemutaran rekaman pembicaraan milik Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem.

Dalam rekaman itu, Marliem tengah berbicara dengan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto. Sugiharto pun membenarkan isi percakapan itu. 

"Itu pembicaraan di ruang kerja saya," kata Sugiharto dalam persidangan untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 13 November 2017. 

Sugiharto mengatakan, saat itu dirinya dan Marliem membicarakan soal pembayaran jatah untuk Novanto. Pasalnya, Novanto disebut sebagai orang yang ada di balik Andi Narogong.

"Bosnya Andi ya SN, Setya Novanto. Jatah untuk Setya Novanto," kata Sugiharto.

Baca: Pemeriksaan Novanto Tunggu Izin Presiden Dinilai Mengada-ada

Sugiharto menjelaskan, awalnya Andi Narogong meminta agar Novanto yang saat itu menjabat ketua Fraksi Golkar diberikan jatah sebesar Rp100 miliar. Tapi, Marliem pada saat itu baru memiliki Rp60 miliar.

"Jatahnya kalau bisa Rp100 miliar (untuk Novanto)," ucap dia.




(OGI)