Yono Sayur Teroris Santoso Ditembak Mati

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 11 Nov 2016 11:22 WIB
teroris
Yono Sayur Teroris Santoso Ditembak Mati
Sejumlah orang mengusung keranda jenazah Maret Pamungkas, anggota kelompok teroris Santoso, Rabu 28 September 2016. Antara Foto/Idhad Zakaria

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Satuan Tugas Operasi Tinombala menembak mati Suharyono alias Yono Sayur, anggota kelompok teroris Santoso. Petugas menemukan anggota Santoso itu saat menyisir Dusun Kuala Air Teh, Salubangan, Sausu, Poso, Sulawesi Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Agus Riyanto mengatakan sempat terjadi kontak tembak antara anggota Santoso dengan anggota Satgas Tinombala sekitar pukul 14.50 WIB, Kamis 10 November.

Anggota Satgas mencurigai dua orang tak dikenal membawa parang di perkebunan milik warga. Anggota Satgas memberikan tembakan peringatan, keduanya kabur ke arah barat.

"Dilakukan pengejaran terhadap mereka," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (11/11/2016).

Dua anggota Santoso itu melempar bom lontong. Anggota Satgas membalas dengan tembakan, hingga menyebabkan satu orang tewas. "Satu lagi kabur ke arah Barat Daya," ujar Agus.

Barang bukti diamankan, yakni satu tas ransel warna biru hitam, tiga bom lontong, satu kompas, satu gergaji, satu botol berisi obat, satu lembar terpal, satu baju loreng, satu sarung yang dimodifikasi menjadi hammock, dua kartu tanda penduduk masing-masing atas nama Habib Zakaria dan Abdul Majid.

Klik: Satgas Tinombala Tangkap Istri DPO Ali Kalora

Ada juga satu kartu keluarga, satu bungkus nasi, seperempat kilogram beras, lima buah pepaya, satu  jaket, satu kaos, dan satu sepatu.

Menurut Kepala Polisi Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi, jenazah Yono saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Rudy sudah menunjukkan foto wajah dan ciri-ciri berupa tato pada jenazah kepada keluarga Yono Sayur.
"Dan diyakini itu adalah Suharyono alias Yono sayur alias Pak Hiban," kata Rudy.

Klik: Satgas Tinombala Temukan Kerangka Korban Kekejaman Santoso Cs

Hasil identifikasi, Yono memiliki muka bulat dan rambut keriting. Jenazah mudah diidentifikasi lantaran terdapat tanda khusus berupa tato wanita di punggung dan satu tato di kaki.

Rudy menegaskan, Yono Sayur adalah teroris. Dia merupakan pengendara sepeda motor yang membonceng pelaku penembakan terhadap polisi wilayah Poso.

 


(TRK)