Sandiaga tak Akan Penuhi Panggilan Polisi Besok

LB Ciputri Hutabarat, Intan fauzi    •    Senin, 20 Mar 2017 21:20 WIB
pilkada dki 2017
Sandiaga tak Akan Penuhi Panggilan Polisi Besok
Tim Kuasa Hukum Sandi, Yupen Hadi - MTVN/ LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno bakal absen dari panggilan Polda Metro Jaya, besok, Selasa 21 Maret 2017. Tim Kuasa Hukum Sandi, Yupen Hadi mengatakan kliennya tak bakal hadir lantaran sibuk melaksanakan kampanye.

"Dengan sangat menyesal bang Sandi besok tidak dapat memenuhi panggilan tersebut. Namun kesempatan berikutnya Sandi bakal datang," kata Yupen di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Senin, 20 Maret 2017.

Yupen menyebut ada sejumlah agenda penting yang tidak bisa dilewatkan. Beberapa di antaranya yakni bertemu warga dan melaporkan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

"Karena ini momen kampanye banyak warga yang ingin bertemu, maka itu agenda tak bisa di cancel," ujar dia.

Kendati begitu, Yupen menegaskan bahwa Sandiaga masih menaati aturan hukum. Hal ini dibuktikan saat Sandiaga memenuhi panggilan Polisi di Tanah Abang beberapa waktu lalu.

"Kita sudah lihat itikad baik bang Sandi waktu pemanggilan kemarin. Jadi terserah polisi panggilan selanjutnya, akan kita pasti datang," terang Yupen.

Sandi dipanggil penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan uang pembelian tanah seluas 3.115 meter persegi di Kawasan Curug, Tangerang pada tahun 2012. Laporan tersebut dibuat oleh Jhoni Hidayat pada 8 Maret 2017.

"Sandiaga akan jadi warga negara baik dan menaati proses hukum yang jelas atau pun tidak jelas yang dialamatkan kepada beliau," tegas Yupen.

Sebelumnya, Sandiaga mengaku bakal berkomunikasi lebih dulu dengan tim kuasa hukumnya sebelum memenuhi panggilan itu. Kendati begitu, dia bakal tetap mendahulukan bertemu warga. 

"Saya ingin dekat dengan warga. Sebisa mungkin tiap jam yang saya miliki itu bersama warga," kata Sandi di Jalan Bangka IX, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Senin 20 Maret 2017.


(REN)