KPK Pantau Dugaan Korupsi Rehab Sekolah DKI

Siti Yona Hukmana    •    Kamis, 12 Jul 2018 19:38 WIB
kasus korupsi
KPK Pantau Dugaan Korupsi Rehab Sekolah DKI
Lima KPK pimpinan berpose di Gedung KPK. Foto: MI.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau dugaan korupsi rehabilitas 119 sekolah di DKI Jakarta. Kasus ini tengah diselidiki Polda Metro Jaya. 

"Jadi, sebuah kasus yang sudah ditangani oleh kepolisian dan kejaksaan. Tapi, KPK melakukan koordinasi dengan subvisi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.

KPK tak mengambil alih kasus ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK. Pasal 6 menyatakan tugas KPK berkoordinasi dengan instansi yang memberantas korupsi dan supervisi instansi berwenang.

Namun, kata Febri, KPK akan membantu dalam menangani kasus ini. Ia memastikan KPK tidak lepas tangan atas kasus tersebut.

"Kami sudah memberikan banyak fasilitas apabila ditemukan kendala di lapangan karena di daerah kan banyak yang seperti itu," beber Febri.

Pada kasus dugaan korupsi renovasi 119 sekolah, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto. Sopan memenuhi pemanggilan polisi pagi tadi pukul 10.15 WIB. 

Baca: Polisi Tunggu Audit Kerugian Negara Renovasi 119 Sekolah di DKI

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan belum mau buru-buru menetapkan tersangka dalam kasus itu. Pihaknya bakal menyelidiki secara menyeluruh lebih dulu.
 
"Sampai selesai penyelidikan dulu," ucap dia.
 
Proyek rehabilitasi sekolah di DKI menggunakan APBD 2017. Dana ini untuk perbaikan sekolah pada bagian bangunan secara keseluruhan.
 
Anggaran yang dikeluarkan untuk rehabilitasi tersebut mencapai Rp191 miliar. Proyek yang diprediksi akan selesai akhir 2017 tersebut sempat mengalami kendala dalam proses lelang.



(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA