Kenangan Buwas Bersama Gedung Bareskrim

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 20 Apr 2017 16:33 WIB
polri
Kenangan Buwas Bersama Gedung Bareskrim
Kepala BNN Komjen Budi Waseso--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembangunan gedung Bareskrim Polri dimulai. Groundbreaking diresmikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri mengatakan, ide pembangunan gedung baru dari Komjen Budi Waseso. Sebelum menjabat Kepala BNN, Buwas--demikian Komjen Budi disapa--memang pernah menjadi Kepala Bareskrim Polri.

"Kala saya menjadi Kabareskrim, ternyata banyak sekali permasalahan di internal Bareskrim," kata Buwas di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 20 April 2017.

Buwas menuturkan, kala itu banyak gesekan. Anggota saling berebut ruangan. Sebab, kondisi gedung Bareskrim tak layak. Arsip pun menumpuk di berbagai tempat.

Baca: Gedung Bareskrim 17 Lantai Bakal Kelar 2018

Pemeriksaan, tambah Buwas, pun tak lancar. Soalnya, penyidik harus bergantian memakai ruangan. "(Gedung) Bareskrim harus segera diperbaiki," imbuhnya.

Kondisi gedung pun tak kalah miris. Kusam dan rusak. Konstruksinya juga tak ama. Menurut dia, semula gedung dirancang empat lantai, tapi saat proyek berjalan ditambah satu lantai lagi.

"Ini berbahaya. Sudah mulai retak-retak," jelasnya.

Buwas lalu melaporkan kondisi itu kepada Presiden Joko Widodo. "(Presiden) bilang separah itu pak Buwas? Siap pak, kalau bapak tidak percaya, beberapa saat lagi gedung Bareskrim runtuh pak, saya bilang begitu," tuturnya.

Buwas mengaku tak percaya diri bila ada tamu, apalagi dari luar. Pasalnya, gedung kepolisian di luar negeri sangat apik. "(Di sini) tamu acap melihat tikus hilir mudik."

Tapi, kata Buwas, buah kegigihan dirinya bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan yang kala itu menjabat Wakapolri, membuahkan hasil.

"Pada saat itu pak Presiden hanya minta waktu 10 hari sudah ada perencaannya dan maketnya. Itu yang sangat luar biasa sehingga pada waktu itu saya segera membuat itu pada akhirnya saya sajikan ke Bapak Presiden. Lantainya 17," ucap Buwas.

17 Lantai Ibarat Angka Kramat

Gedung Bareskrim Polri bakal dibangun sebanyak 17 lantai. Buwas menuturkan, angka 17 bukan dari hasil karangan. Tapi kebetulan, setelah perhitungan yang sebelumnya agar gedung bisa berfungsi hingga 20 tahun mendatang.

"Saya pikir alhamdulillah, karena 17 angka keramat Pak Kapolri, 17 itu tanggal kemerdekaan Indonesia dan angka 17 jika 1+7 jadi 8," ungkap Budi.

Saat itu, Jenderal bintang tiga tak henti-hentinya mengucap syukur lantaran gedung Bareskrim Polri segera dibangun. Terlebih, kata Buwas, tantangan ke depan untuk Polri kian sulit.

"Sekali lagi saya hanya menginisiasi supaya bagaimana kepolisian ke depan lebih baik, baik dari tampilannya, maupun pekerjaannya," tandasnya.


(YDH)