Bareskrim Mengindikasikan Adanya Tersangka Baru Kasus First Travel

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 11 Aug 2017 11:51 WIB
penipuanibadah umrah
Bareskrim Mengindikasikan Adanya Tersangka Baru Kasus First Travel
Kabareskrim Komjen Ari Dono/MTVN/Adin Azhar

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim Polri mengindikasikan adanya tersangka baru dalam kasus penipuan biro perjalanan First Travel. Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, semua yang berkaitan dengan promo umrah First Travel seharga Rp14,3 juta per orang itu bakal diperiksa.

"Jadi siapa yang turut serta membantu dia, yang patut diduga ikut membantu di situ, mungkin saja dia turut serta," kata Ari di Kompleks Kemendagri, Jumat 11 Agustus 2017.

Saat ini, penyidik sudah menangkap tersangka Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari Hasibuan. Dirut dan Direktur First Travel itu bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Ari menjelaskan, polisi bakal menggeledah rumah suami istri yang dilaporkan dengan delik penipuan itu.

"Segera, dari keterangan dia kan kita mau cari bukti-bukti lain, salah satunya mungkin dokumen," ucap Ari.

Ari menegaskan, tugas anggota Korps Bhayangkara hanya mencari siapa oknum bertanggung jawab dalam suatu kasus. Soal pengembalian uang calon jemaah di luar tugas pokok dan fungsi Polri.

"Bukan bagian tugas polisi untuk mengembalikan kerugian. Tugas kita ada pidana atau tidak lalu siapa yang bertanggung jawab," ucap Ari.


(OJE)