Salah Satu Rekening First Travel Hanya Berisi Rp1,3 Juta

Arga sumantri    •    Kamis, 10 Aug 2017 17:15 WIB
penipuanibadah umrah
Salah Satu Rekening First Travel Hanya Berisi Rp1,3 Juta
First Travel/ANT/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi menyita lima rekening perusahaan biro perjalanan umrah First Travel. Isi rekening jenis usaha yang tergolong besar itu ternyata tak banyak.

"Isinya cuma sedikit. Salah satunya hanya tinggal Rp1,3 juta," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Kamis 10 Agustus 2017.

Martinus belum bisa membeberkan total duit di lima rekening disita. Kelima rekening itu kini telah diblokir.

Penyitaan rekening perusahaan dilakukan guna mengusut aliran dana perusahaan First Travel. Polisi membuka peluang kasus First Travel berkembang ke tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Makanya kita akan menyelidikinya juga soal TPPU. Bukan tidak akan diusut," tegas Martinus.

Polisi berharap bisa mengungkap total aset milik First Travel melalui pengusutan TPPU. Pengungkapan aset penting guna memperkuat bukti di pengadilan.

Pemilik First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan dilaporkan ke Bareskrim pada Jumat 4 Agustus 2017 atas kasus dugaan penipuan calon jemaah. Pelaporan dilakukan oleh salah satu agen, yang mewakili 13 agen penyalur calon jemaah umrah First Travel.

Keduanya ditangkap penyidik Bareskrim di Kompleks Perkantoran Kementerian Agama RI, Rabu 9 Agustus 2017, pukul 14.00 WIB. Penangkapan direktur umum dan direktur First Travel itu dilakukan setelah Bareskrim memeriksa 11 saksi yang terdiri dari agen dan calon jemaah.

Andika dan Anniesa telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Keduanya dijerat Pasal 55 jo Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP, serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


(OJE)