KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Bupati Malang

Juven Martua Sitompul    •    Kamis, 11 Oct 2018 18:42 WIB
kasus korupsipenggeledahan
KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Bupati Malang
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta dari sejumlah lokasi penggeledahan. Uang diduga berkaitan kasus suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka.

Peyidik menyita SGD15 ribu dari penggeledahan di rumah dinas bupati. Sedangkan dari kantor Bina Marga penyidik mengamankan uang Rp305.000.000.

"Kemudian dari rumah salah satu kepala bidang diamankan Rp18.950.000," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018.

Sedikitnya 22 lokasi telah digeledah sejak proses penyidikan pada 4 Oktober 2018. Penggeledahan bahkan masih berlangsung di sejumlah lokasi tersebut hingga saat ini.

Baca: Bupati Malang Tersangka Suap dan Gratifikasi

KPK menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna dan pihak swasta Ali Murtopo sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pedidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo terkait proyek di Dinas Pendidikan Pemkab Malang sejak 2010 hingga 2013. Terutama proyek pengadaan buku dan alat peraga pendidikan tingkat SD dan SMP. Total suap yang diterima Rendra dari Ali mencapai Rp3,45 miliar.

Baca: Bupati Malang Siap Diperiksa KPK

Pada kasus penerimaan gratifikasi, Rendra ditetapkan sebagai tersangka bersama pihak swasta lain, Eryk Armando Talla. Rendra dan Eryk diduga menerima gratifikasi dari sejumlah pihak swasta Rp3,55 miliar.

Dalam kasus suap, Rendra selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sedangkan Ali Murtopo selaku pemberi dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Pada kasus penerimaan gratifikasi Rendra dan Eryk dijerat Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(OJE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA