Polisi Hampir Tilang Pengendara Berbonceng Jenazah

Ilham wibowo    •    Selasa, 24 Jul 2018 16:12 WIB
tilang
Polisi Hampir Tilang Pengendara Berbonceng Jenazah
Video jenazah diangkut menggunakan sepeda motor di Tanjung Jabung, Jambi--Foto: Youtube/Istimewa

Jakarta: Video jenazah diangkut menggunakan sepeda motor di Tanjung Jabung, Jambi menjadi buah bibir masyarakat di media sosial. Saat hendak dibawa ke rumah sakit, polisi lalu lintas setempat sempat berniat melakukan tindak pelanggaran (Tilang).

Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Syahar Diantono menyebut aksi jajaran Unit Lantas Polres Jabung Timur, Jambi itu sudah tepat. Kendaraan sepeda motor yang digunakan tiga orang wajib dilakukan pemeriksaan, sebelum akhirnya diketahui adanya jenazah.

"Diberhentikan dikira melanggar, artinya apa, petugas polri ini benar-benar respect terhadap tugasnya," ujar Syahar ditemui dalam kunjungan kontra radikalisasi terorisme di Polres Pasuruan, Selasa, 24 Juli 2018.

Jenazah tersebut diketahui bernama H. Madek, 75. Pihak keluarga sengaja menghunakan sepeda motor, lantaran panik untuk segera memberikan pertolongan ke rumah sakit terdekat. Dengan diapit dua anggota keluarga, jenazah kemudian dipasangi jaket dan helm.

"Walaupun itu bonceng tiga, dia (petugas) peduli dengan memberhentikan, tidak cuek," ucap Syahar.

Setelah dipastikan satu penumpang merupakan jenazah petugas urung melakukan tilang. Mereka kemudian membantu proses perjalanan jenazah dan keluarganya mengunakan kendaraan mobil.

“Tugas pokoknya dijalankan melindungi, mengayomi, dan melayani, ini patut dicontoh. Tidak direkayasa, natural, wujud dari promoter,” pungkas dia.

Sementara itu, Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Marinus Sitepu menjelaskan bahwa korban tersebut, sebelumnya mengeluhkan sesak nafas. Beberapa saat kemudian ia meninggal dunia ketika menuju ke rumah sakit menggunakan sepeda motor. "Jenazah tetap dibawa ke rumah sakit setempat untuk diketahui penyebab pasti kematian," ujarnya.


(YDH)