Ketua Panitia Lelang KTP-el Beri Fulus ke Auditor BPKP

Surya Perkasa    •    Kamis, 20 Apr 2017 18:36 WIB
korupsi e-ktp
Ketua Panitia Lelang KTP-el Beri Fulus ke Auditor BPKP
Warga menunjukkan KTP elektronik. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Panitia Lelang Drajat Wisnu Setyawan mengakui jadi 'kurir' bagi terdakwa Irman dalam kasus KTP elektronik (KTP-el) dengan terdakwa Sugiharto. 

Selain pernah membawa uang-uang anggota DPR di rumah dinas Kalibata dan membagikan duit ke anggota tim lelang, dia juga pernah memberi fulus ke auditor BPKP.

Pemberian itu, kata Drajat, diberikan setelah hasil lelang keluar. Saat itu Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tengah melakukan review hasil lelang.

Hal ini membuat majelis hakim heran. Ketua Hakim John Halasan Butar Butar pun menanyakan maksud pemberian tersebut.

"Itu untuk uang lembur saja, ya sekadar transport," kata Drajat dalam persidangan KTP-el di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 20 April 2017.

Drajat mengatakan bahwa tak ada kewajiban panitia lelang untuk memberikan uang ke auditor. Dia pun mengaku tak ingat apakah saat itu ada perintah dari terdakwa untuk memberikan uang.

Namun, Drajat mengakui uang tersebut diambil dari uang operasional yang diberikan terdakwa Sugiharto. Drajat tidak menyebutkan berapa nilai uang yang diberikan.

"Auditor BPKP yang menerima uang yakni, M Toha," kata dia.


(SCI)