KPK dan PPATK Perkuat Kerja Sama Berantas TPPU

Damar Iradat    •    Jumat, 10 Feb 2017 15:11 WIB
pencucian uang
KPK dan PPATK Perkuat Kerja Sama Berantas TPPU
Lambang KPK. MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan pertemuan dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK). Kedua lembaga berkolaborasi membahas kelanjutan kerja sama pencegahan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

"Untuk lebih menyempurnakan pekerjaan, walau sudah ada MoU (nota kesepahaman) tahun 2015. Tadi dilihat lagi, apakah MoU perlu disempurnakan atau tidak," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Februari 2017. 

Menurut dia, salah satu hal yang penting adalah peraturan kerja sama antara KPK dan PPATK dalam pencegahan korupsi. Dengan begitu, kerja sama yang terbangun akan bersifat dua arah. 

Ia mencontohkan, jika memerlukan informasi, penyidik KPK bisa meminta bantuan kepada PPATK. Sementara itu, bila menemukan sesuatu yang tidak wajar, PPATK bisa langsung mengirimnya ke KPK. 

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menambahkan, pertemuan pagi tadi juga fokus dalam meningkatkan koordinasi pemberantasan TPPU. "Khususnya yang berasal dari korupsi," tegas dia. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Badaruddin menilai perlu capacity building dan pelatihan bersama. Selain itu, sinkronisasi hasil analisis PPATK dengan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) juga dibutuhkan. 

"Selain itu kami juga membicarakan partisipasi dari KPK dalam MER (Mutual Evaluation Report) pada November mendatang yang dilakukan oleh FATF (Financial Action Task Force) yang merupakan organisasi anti-pencucian uang dunia," tegas dia. 



(OGI)