Metro News

Dua Hal Penting Bagi Antasari untuk Mengungkap Kasusnya

   •    Jumat, 17 Feb 2017 13:20 WIB
antasari azhar
Dua Hal Penting Bagi Antasari untuk Mengungkap Kasusnya
Antasari Azhar. (Foto:ANTARA/Muhammad Iqbal)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pakar Hukum Pidana Djamin Ginting mengatakan meskipun peluangnya sangat kecil dan sudah berkekuatan hukum tetap, Antasari Azhar tetap dapat kembali membuka kasusnya. 
Menurut Djamin, setidaknya ada dua kondisi yang bisa mengakomodasi hal tersebut.

"Pertama adanya bukti surat atau saksi yang menunjukan bahwa surat atau saksi itu memberikan keterangan palsu, dan bisa dibuktikan," kata Djamin, dalam Metro News, Jumat (17/2/2017).

Kedua, kata Djamin, adalah keterangan bahwa ada orang lain yang mengakui sebagai eksekutor pembunuh Nasrudin Zulkarnain.

"Eksekutornya itu dia kena pidana lalu ada orang lain yang mengaku bahwa bukan dia yang membunuh, tapi saya atas perintah A, B, C, ke atas," katanya.

Djamin pun mengakui bahwa ada sejumlah pihak yang meragukan kasus Antasari bisa terang benderang dengan pengusutan baru. Kata dia, sangat tipis memang, sebab dalam hal ini Antasari seperti membuka kotak pandora dan dalam konteks pidana untuk mencari kebenaran materil.

"Tetapi kan kita tetap tidak boleh menghukum orang yang tidak bersalah. Walaupun saat itu keadaan dan bukti menunjukan ke orang itu," kata Djamin.

Dalam kasus ini, Antasari juga menduga ada upaya menghilangkan barang bukti, yakni pakaian terakhir yang dikenakan Nasrudin sebelum dibunuh. Djamin mengatakan hal itu menjadi tugas penyidik untuk mencari bukti siapa yang berupaya menghilangkan barang bukti.

"Bukti itu sangat penting untuk membuktikan siapa yang bersalah. Sekarang kan lagi dilaporkan, tinggal penyidik mencari pejabat atau orang yang bekerja menghilangkan dan mengaburkan bukti tersebut," katanya.




(MEL)