Dokter Umum RS Medika Bungkam Usai Diperiksa KPK

Arga sumantri    •    Jumat, 12 Jan 2018 02:21 WIB
setya novanto
Dokter Umum RS Medika Bungkam Usai Diperiksa KPK
Dokter umum Rumah Sakit Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya bungkam usai diperiksa KPK. Medcom.id/Arga Sumantri.

Jakarta: Dokter umum Rumah Sakit Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia bungkam usai diperiksa sekitar delapan jam. 

Michael Chia keluar ruang penyidik sekitar pukul 18.30 WIB. Mengenakan kemeja kotak-kotak biru tua, Michael Chia mulanya enggan langsung keluar Gedung KPK lantaran tahu sudah ditunggu awak media. 

Ia sempat duduk sejenak di ruang tunggu sembari menunggu taksi pesanan tiba. Sekira 10 menit, ia baru berani keluar sembari berlalu menerobos kerumunan awak media yang sudah menunggu. Michael Chia ogah berkomentar soal pemeriksaannya.

"Saya enggak komentar," singkat Michael Chia sembari coba menerobos kerumunan awak media di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 11 Januari 2017.

Informasi yang didapat, Michael Chia merupakan dokter jaga RS Medika Permata Hijau saat Novanto dirujuk usai kecelakaan, Kamis 18 November 2017. Michael Chia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan merintangi proses hukum KTP-elektronik untuk tersangka Fredrich Yunadi.

KPK telah menetapkan mantan Pengacara Novanto Fredrich Yunadi sebagai tersangka dalam kasus dugaan merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-elektronik dengan tersangka Setya Novanto. KPK juga telah menetapkan seorang dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam perkara yang sama. 

Keduanya diduga kuat telah menghalang-halangi proses penyidikan perkara korupsi KTP-el yang menjerat Novanto. Akibat perbuatanya, Fredrich dan Bimanesh dijerat Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, KPK mencegah keduanya bepergian ke luar negeri per 8 Desember 2017. Selain kedua orang itu, KPK juga mencegah ajudan Novanto AKP Reza Pahlevi, M Hilman Mattauch, dan Achmad Rudyansyah.


(DRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA