Kondisi Kejiwaan Ibu Penganiaya Anak Hingga Tewas Diperiksa

Deny Irwanto    •    Selasa, 14 Nov 2017 12:38 WIB
penganiayaan anak
Kondisi Kejiwaan Ibu Penganiaya Anak Hingga Tewas Diperiksa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Kondisi kejiwaan NW diperiksa. Ibu berusia 30 tahun itu tega menganiaya anak kandungnya hingga tewas

"Jadi untuk hari ini tersangka akan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Itu yang pertama." kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa 14 November 2017.

Tak hanya itu, penyidik bakal menyambangi sekolah korban di salah satu TK kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penyidik perlu menanyakan kegiatan korban selama sekolah.

Penyidik juga akan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban, tempat terjadinya penganiayaan.

"Karena dari penilaian penyidik masih ada barbuk yang tertinggal di sana sesuai keterangan tersangka. Hari ini akan dilakukan pemeriksaan olah TKP kembali," ungkap Argo.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie mengatakan, peristiwa itu diketahui pada Sabtu 11 November 2017. Korban didapati tewas di Rumah Sakit GRHA Kedoya Jakarta Barat, usai dianiaya ibunya.

"Dari keterangan tersangka, korban ini sering ngompol dan tergolong lebih aktif dua bulan terakhir," kata Roycke di Markas Polres Jakarta Barat, Minggu 12 November 2017.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku menganiaya anaknya dua bulan terakhir. Puncaknya terjadi ketika sang anak harus tewas di tangannya.

NW dijerat Pasal 80 ayat (3) Juncto Pasal 76 C Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak. Ia diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.


(OJE)