Ali Sadli Kembalikan Mobil setelah Tertangkap KPK

Damar Iradat    •    Rabu, 10 Jan 2018 17:55 WIB
suap di bpk
Ali Sadli Kembalikan Mobil setelah Tertangkap KPK
Terdakwa Kepala Sub Auditorat III Auditorat Keuangan Negara BPK Ali Sadli bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (8/1/2018). Foto: MI/Bary Fathahilah

Jakarta: Auditor BPK Ali Sadli diketahui langsung mengembalikan mobil Honda Odyssey ke dealer setelah tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mobil tersebut sedianya baru dibeli untuk rekannya sesama auditor, Rochmadi Saptogiri.

Hal tersebut terungkap saat seorang sales promotor otomotif Andriyanto bersaksi untuk terdakwa Rochmadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 10 Januari 2018. Awalnya, Ketua Majelis Hakim Ibnu Basuki mempertanyakan soal pembelian mobil yang dilakukan oleh Rochmadi via Ali Sadli.

Andriyanto mengatakan, saat itu, pihaknya mengirim mobil Honda Odyssey putih ke kediaman Ali Sadli di Kebayoran, Jakarta Selatan. Istri Ali Sadli, Wuriyanti, yang menerima mobil.

"Iya, diteirma sama Ibu Ali," kata Andriyanti di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Andiryanto mengatakan, saat itu ia mengirim mobil tersebut ke kediaman Ali pada tanggal 20 Mei 2017. Namun, enam hari berselang, Ali tertangkap tangan oleh KPK.

Ia mengaku saat itu tidak mengetahui soal penangkapan Ali. Kabar soal penangkapan Ali akhirnya sampai di telinganya setelah mengetahui dari pemberitaan di media massa.

Lalu, hakim kembali mempertanyakan soal mobil tersebut. Andriyanto menjelaskan, setelah tertangkap tangan, mobil tersebut dikembalikan ke dealer.

"Infonya dipulangkan ke Honda Sunter. Saya coba menghubungi Ibu Ali Sadli, pas tahu bapak ditahan, saya tanya 'Bu ini mobil kok balik lagi?', karena ditelpon tidak bisa, saya datang ke rumah, cuma dia bilang ini bukan mobil Pak Ali," tuturnya.

Ia kemudian mengonfirmasi kepada istri Ali Sadli apakah pembelian mobil tersebut atas nama Andhika Ariyanto. Namun, menurut Wuryanti mengaku tak mengetahui hal tersebut.

"Saya konfirmasi, karena saya cuma tahu bapak pesan mobil atas nama Andhika Ariyanto, jadi ini fotokopi orangnya, saya kasih tahu Ibu, dia bilang ini bukan mobil Bapak," ungkap dia.

Sebelumnya, Rochmadi Saptogiri diketahui tak hanya menggunakan KTP palsu saat membeli mobil mewah. Ia juga menggunakan nomor pokok wajib pajak (NPWP) palsu.

Saat itu Rochmadi memesan sebuah mobil Honda Odyssey putih seharga Rp721 juta. Saat itu, pembelian mobil tersebut diwakili oleh orang suruhan Rochmadi dan Ali Sadli. Mobil tersebut kemudian dikirim ke Ali Sadli.

Rochmadi menggunakan KTP palsu untuk membeli mobil. Awalnya, Rochmadi memerintahkan Ali Sadli untuk membeli mobil. Ali kemudian memerintahkan bawahannya, Yudy Ayodya Baruna, untuk membeli satu unit mobil Honda Odyssey.

Kepada Yudy, Ali mengatakan, mobil tersebut sebenarnya dibeli oleh Rochmadi. Namun, pembelian mobil tersebut menggunakan nama Andika Apriyanto, bukan atas nama Rochmadi Saptogiri. Ali kemudian memberikan KTP atas nama Andika yang menggunakan foto wajah Rochmadi Saptogiri.


(MBM)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

9 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA