Anak dan Istri Rochmadi Saptogiri Kembali Dipanggil KPK

Surya Perkasa    •    Jumat, 25 Aug 2017 11:45 WIB
suap di bpk
Anak dan Istri Rochmadi Saptogiri Kembali Dipanggil KPK
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak dan istri auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rochmadi Saptogiri diagendakan menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk rekan sesama auditor Rochmadi.

“Eni Lutfiah (istri) dam Ihkam Aufar (anak) diperiksa untuk tersangka ALS (Ali Sadli),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat 25 Agustus 2017.

Anak dan istri Rochmadi sempat diperiksa untuk mendalami aset milik sang kepala keluarga. Rochmadi dan Ali diketahui menikmati uang suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kemendes PDTT Tahun 2016.

Penyidik juga memanggil sejumlah saksi lain untuk Ali Sadli. Mereka ialah Imam Tohir dan Rio Kurniawan yang berlatar belakang swasta.

Sebelumnya, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut. Mereka ialah mantan Irjen Kemendes PDTT Sugito dan Pejabat Eselon III Kemendes PDTT Jarot Budi Prabowo sebagai pemberi suap serta Pejabat Eselon I BPK Rochmadi Saptogiri dan seorang auditor BPK Ali Sadli sebagai penerima suap.

Mereka ditangkap dalam OTT. KPK mengamankan Rp40 juta dari Rp240 juta yang diduga sebagai komitmen suap. Penyidik juga menemukan dan menyita uang Rp1,145 miliar dan USD3 ribu dari brankas di ruang kerja Rochmadi.

Sugito dan Jarot Budi Prabowo dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah oleh UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah oleh UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(OJE)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

3 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA