15 Pegiat Anti-korupsi Minta KPK tak Surut Berantas Korupsi

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 21 Apr 2017 16:52 WIB
novel baswedan
15 Pegiat Anti-korupsi Minta KPK tak Surut Berantas Korupsi
Penggiat anti-korupsi sambangi Gedung KPK--Metrotvnews.com/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 15 pegiat anti-korupsi mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka memberikan dukungan kepada KPK dalam memberantas korupsi.

"Kami yakin tekanan politik itu hendaknya tidak membuat KPK menyurutkan langkahnya memberantas korupsi," kata salah satu perwakilan pegiat anti-korupsi Natalia Soebagjo saat menggelar konfrensi pers di Gedung KPK, Jumat 21 April 2017.

Natalia mengatakan teror terhadap KPK semakin brutal. Salah satunya adalah penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan.

Baca: Polisi Tunggu Keterangan Novel Baswedan

Dia meminta Presiden Joko Widodo bertindak tegas untuk memastikan kredibilitas Polri. Natalia mendukung pimpinan KPK mengambil langkah konkrit, meningkatkan sistem perlindungan terhadap para pegawai KPK.
"Khususnya bagi mereka yang memiliki risiko kerja yang tinggi," jelas Natalia.

Baca: Polisi Dapat Informasi Kuat Penyerang Novel Baswedan

Kelima belas pegiat anti-korupsi itu yaitu; Natalia Soebagjo, Betti Alisjahbana, Tini Hadad, Lia Toriana, Lelyana Santosa, dan Erri Ryana Hardjapamekas.

Selain itu, Ismid Hadad, Mas Ahmad Daniri, Danang Trisasongko, Zainal Arifin Muchtar, HS Dillon, Zumrotin KS, Chatarina Widyasrini, Ratih Ibrahim, serta Todung Mulya Lubis.



Sementara itu, juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kedatangan 15 pegiat anti-korupsi diterima pimpinan KPK.


(YDH)