KPK Resmi Tahan Empat Tersangka Suap Raperda Banjarmasin

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 16 Sep 2017 04:50 WIB
ott kpk
KPK Resmi Tahan Empat Tersangka Suap Raperda Banjarmasin
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka kasus dugaan suap persetujuan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Pemerintah Kota Banjarmasin kepada PDAM Bandarmasih sebesar Rp50,5 miliar.

Mereka yang ditahan adalah Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali, Wakil Ketua DPRD Andi Effendi dengan Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Trensis.

"Penahanan dilakukan selama 20 hari pertama," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Febri mengatakan keempat tersangka ini ditahan terpisah. Iwan dan Andi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur. Sedangkan Muslih ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat dan Trensis di Rutan Polres Jakarta Timur.

"Penahanan dilakukan demi kepentingan penyidikan," jelas Febri.

Dalam kasus ini, Muslih dan Transis dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sedangkan, Iwan dan Andi disangkakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


(DEN)