Tim Teknis Diperintahkan Loloskan Konsorsium tak Layak

Surya Perkasa    •    Senin, 17 Apr 2017 21:09 WIB
korupsi e-ktp
Tim Teknis Diperintahkan Loloskan Konsorsium tak Layak
Dua terdakwa kasus korupsi e-KTP Sugiharto (kanan) dan Irman (kiri) menjalani sidang lanjutan kasus e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/4/2017). Foto: Antara/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Tim Teknis Husni Fahmi mengakui ada beberapa konsorsium perusahaan yang tidak memenuhi standar dalam tahap uji coba proyek KTP elektronik. Namun, tim tetap diperintahkan terdakwa Sugiharto untuk meloloskan perusahaan tersebut.

Fahmi menyebut, beberapa konsorsium ikut serta pada evaluasi teknis ketiga yang memasuki tahap pengujian perangkat (proof of concept). Evaluasi diikuti konsorsium PNRI, Astragraphia, dan Mega Global Jaya Grafia Cipta.

Evaluasi meliputi uji simulasi layanan dan pencetakan blangko KTP-el, uji chip, dan sistem identifikasi sidik jari otomatis (AFIS), hingga ke uji rekam. Namun tidak ada yang bisa mengintegrasi sistem.

"Tidak ada peserta lelang yang dapat mengintegrasikan Key Management Server (KMS) dengan Hardware Security Module (HSM)," kata Husni dalam persidangan kasus KTP-el di Pengadilan Tinda Pidana Korupsi, Jakarta, Senin 17 April 2017.

Karena dinilai tidak dapat memenuhi standar keamanan, Tim Teknis memutuskan menghentikan proses. "Tapi perintah Pak Sugiharto agar tetap dilanjutkan," ujar Fahmi.

Terdakwa Sugiharto yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Ketua Panitia Lelang, Drajat Wisnu Setiawan, tetap meminta tiga konsorsium diloloskan.


(MBM)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

5 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA