Polisi Diminta Menyita Aset First Travel

Arga sumantri    •    Kamis, 10 Aug 2017 12:10 WIB
penipuanibadah umrah
Polisi Diminta Menyita Aset First Travel
Fisrt Travel/ANT/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kuasa hukum calon jemaah First Travel Luthfi Yazid berharap polisi menyita aset penyedia jasa umrah. Apalagi, pemilik First Travel Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan telah dicokok Bareskrim Polri karena diduga menipu calon jemaah umrah.

Anggota Tim Advokasi Penyelamatan Dana Umroh (TPDU) itu berharap polisi bisa menggunakan kewenangannya secara maksimal dalam penanganan kasus itu.

"Untuk mencari aset-aset mereka, melalukan penyitaan. Itu harapan kami sebagai lawyer" kata Luthfi saat dihubungi, Kamis 10 Agustus 2017.

Jemaah umrah melaporkan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan sebagai pemilik First Travel ke Bareskrim pada Jumat 4 Agustus 2017. Mereka mengaku kecewa karena First Travel tak kunjung memastikan tanggal keberangkatan ke Tanah Suci. Padahal, mereka telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah ke First Travel sejak 2015.

Andika dan Anniesa ditangkap penyidik Bareskrim di kompleks perkantoran Kementerian Agama RI, Rabu 8 Agustus 2017, pukul 14.00 WIB. Penangkapan direktur umum dan direktur First Travel itu dilakukan setelah Bareskrim memeriksa 11 saksi yang terdiri dari agen dan calon jemaah.

Keduanya dijerat Pasal 55 jo Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP, serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


(OJE)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA