Polisi Buru Barang Bos First Travel yang Disembunyikan

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 05 Oct 2017 22:47 WIB
kemelut first travel
Polisi Buru Barang Bos First Travel yang Disembunyikan
Rumah mewah milik bos First Travel Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan -- Foto: MI/ Dede Susianti

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi masih memburu sejumlah aset milik tersangka kasus penipuan calon jemaah First Travel, Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman. Pasangan suami istri itu diketahui melarikan sejumlah aset milik mereka dari rumahnya.

"Masih ada beberapa yang ingin kita sita. Jadi saat penangkapan Anniesa dan Andika ada beberapa barang di satu rumah yang dipindahkan. Nah ini dipindahan ke mana," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 5 Oktober 2017.

Baca: Pemerintah Hitung Jumlah Korban First Travel

Informasi mengenai pemindahan barang-barang tersebut, lanjut Martinus, baru didapat belakangan ini. Karenanya, Martinus berharap masyarakat sekitar rumah milik bos First Travel bisa aktif memberikan informasi bila ada aktivitas yang patut dicurigai.

Martinus mengungkapkan, petugas keamanan yang menjaga rumah Anniesa dan Andika di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, telah diperiksa. Dari informasi petugas keamanan, pemindahan barang-barang dilakukan sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Sejumlah barang yang diduga disembunyikan, yakni perhiasan, sofa, dan barang berharga lainnya. Namun, Polri belum mendapatkan informasi ke mana barang tersebut dibawa.

"Kita harus gali, cari, dan kita mintakan penetapan penyitaannya," beber Martinus.

Baca: Rekomendasi Ombudsman Terkait Penyelenggara Umrah

Seperti diketahui, First Travel tengah tersandung kasus. Penyedia jasa umrah bertarif murah itu dipolisikan para agen dan calon jemaahnya yang berjumlah sekitar 30 ribu..
 
First Travel diduga melakukan penipuan lantaran banyak calon jemaah yang tak kunjung diberangkatkan. Padahal, banyak dari mereka sudah menunggu diberangkatkan umrah hingga dua tahun.
 
Pelapor mengaku kecewa karena First Travel tak kunjung memastikan tanggal keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Padahal, mereka telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah ke First Travel sejak 2015. Tak tanggung-tanggung, jumlah uang jemaah yang digelapkan bos First Travel ditaksir lebih dari Rp800 miliar.

Bareskrim Polri menangkap Andika dan Anniesa di kompleks perkantoran Kementerian Agama RI pada Rabu 8 Agustus 2017 pukul 14.00 WIB. Keduanya dijerat Pasal 55 jo Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.



 


(INF)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

4 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA