KPK Garap Wali Kota Mojokerto

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 12 Jan 2018 11:02 WIB
kasus suap
KPK Garap Wali Kota Mojokerto
Wali Kota Mojokerto Masud Yunus - ANT/Hafidz Mubarak A

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan pada Wali Kota Mojokerto Masud Yunus (MY). Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka suap pembahasan perubahan APBD pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2017.

"MY kami periksa kembali sebagai tersangka suap terkait dengan Pengalihan Anggaran pada Dinas PUPR Kota Mojokerto tahun 2017," kata Juru Bicara Febri Diansyah saat dikofirmasi, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

Ini bukan kali pertama penyidik KPK memeriksa Masud Yunus. Dia pernah diperiksa sebagai tersangka pada Senin, 4 Desember 2017. Usai pemeriksaan Masud Yunus lolos penahan KPK.

(Baca juga: Wali Kota Mojokerto Menyetujui Pemberian Uang Untuk Pimpinan DPRD)

Penetapan tersangka Masud Yunus merupakan pengembangan dari perkara suap, yang lebih dulu menjerat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mojokerto Wiwiet Febryanto (WP) dan tiga anggota DPRD Kota Mojokerto, yakni Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Abdullah Fanani dan Umar Faruq.

Orang nomor satu di Mojokerto ini diduga kuat ikut menyetujui Wiwiet Febryanto memberikan sejumlah uang kepada pimpinan DPRD Kota Mojokerto. Masud Yunus ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK pada 17 November 2017.

Atas perbuatannya, Masud Yunus disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 


(REN)

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

7 hours Ago

Pengadilan Jakarta Selatan sudah menetapkan jadwal sidang perdana praperadilan mantan kuasa huk…

BERITA LAINNYA