Berkas Perkara Pembunuh Hunaedi Ditarget Rampung Pekan Depan

Arga sumantri    •    Selasa, 17 Apr 2018 13:18 WIB
pembunuhan
Berkas Perkara Pembunuh Hunaedi Ditarget Rampung Pekan Depan
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.

Jakarta: Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih memproses berkas tahap pertama kasus pembunuhan purnawirawan TNI Angkatan Laut, Hunaedi, 83. Berkas ditarget rampung dan dikirim ke kejaksaan pekan depan.

"Nanti saya lihat apakah minggu depan bisa jadi kita serahkan ke kejaksaan atau tidak," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dikonfirmasi, Selasa, 17 April 2018.

Indra memastikan proses pemberkasan bakal segera dituntaskan. Sejauh ini, hasil penyidikan menunjukkan pelaku perampokan disertai pembunuhan itu masih tunggal. 

"Kita masih periksa intensif terus apakah ada keterlibatan orang lain atau tidak, itu yang harus kita pastikan," ujar dia. 

Mantan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya itu menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kalau pelaku diduga kuat telah merencanakan aksi perampokan. Beberapa saat sebelum kejadian, pelaku telah menyisir dan memetakan lokasi. 

(Baca juga: Pembunuh Hunaedi Baru Dua Pekan Hirup Udara Bebas)

"Ya pasti, dia mapping mana tempat-tempat yang menurutnya aman," ungkap dia. 

Hunaedi ditemukan tewas bersimbah darah pada Kamis, 5 April, di rumahnya, kawasan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Kala itu, Hunaedi diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan. 

Sepekan kemudian, polisi menangkap pelaku pembunuhan, tepatnya Kamis, 12 April. Pelaku diketahui bernama Supriyanto, 20. Tato tribal di kedua lengannya menjadi petunjuk polisi. 

Atas perbuatannya, Supriyanto dikenakanPpasal 338 jo 365 ayat 4 dengan ancaman hukuman 15 tahun.

(Baca juga: Supriyanto Sempat Cerita tentang Pembunuhan kepada Kekasih)
 


(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA