Pembunuh Hunaedi Ditangkap saat Tawuran di Cilandak

Dhaifurrakhman Abas    •    Jumat, 13 Apr 2018 08:26 WIB
pembunuhan
Pembunuh Hunaedi Ditangkap saat Tawuran di Cilandak
ilustrasi--antara/M Agung Rajasa

Jakarta: Pembunuh Peltu (purn) Hunaedi, 83 ditangkap pada Kamis, 12 April 2018 dini hari. Supriyanto, 20 ditangkap saat pecahnya tawuran di Cilandak, Jakarta Selatan.

Kapolres Jakarta Selatan Indra Jafar mengatakan, penangkapan Supriyanto bermula saat Polsek Cilandak mendapat laporan adanya tawuran antar-kelompok. Polisi kemudian mendatangi lokasi tawuran dan mendapati dua orang tengah berkelahi.

"Diantara keramaian kelompok dengan ciri-ciri khusus di tangannya ada tato. Seketika itu juga orang itu diamankan," kata Indra.

Indra mengatakan, Supriyanto tertangkap kamera cctv milik salah satu warga di dekat lokasi rumah Hunaedi. Salah satu cirinya yaitu tato di lengannya. "Tato ini memang menjadi identifikasi kita sebelumnya," ujar dia.

Baca: Supriyanto Mengaku tak Berniat Bunuh Hunaedi

 
Anggota polisi yang merasa curiga langsung menangkap Supriyanto dan membawanya ke Polsek Cilandak.  Lantaran tak menemukan jawaban terang, Polsek cilandak kemudian berkoordinasi dengan unit Reskrim Polres Jakarta Selatan. Kemudian sepakat untuk memindahkan Supriyanto ke Polres Jakarta Selatan untuk diperiksa lebih intensif.

"Setelah itu dilakukan pemeriksaan dan pindahkan ke Polres Jakarta Selatan. Agar lebih intensif," beber dia.

Baca: Pembunuh Pensiunan Tentara Ditangkap
 
Setelah polisi melontarkan berbagai pertanyaan, serta menodongkan fakta-fakta pendukung, Supriyanto pun mengakui perbuatannya. Dia mengaku telah membunuh Hunaedi pada Kamis petang, 5 April 2018 lalu. Atas perbuatannya, Supriyanto dikenakan pasal 338 jo 365 ayat 4 dengan ancaman hukuman 15 tahun.



(YDH)