KPK Telisik Dugaan TPPU di Kasus Zumi Zola

Faisal Abdalla    •    Sabtu, 26 May 2018 07:37 WIB
ott anggota dprd jambi
KPK Telisik Dugaan TPPU di Kasus Zumi Zola
Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola (kiri) berjalan keluar ruangan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5). (Foto: Antara/Reno Esnir).

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menutup kemungkinan bakal menjerat Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola dengan delik tindak pidana pencucian uang (TPPU). Zumi ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Jambi. 

"Mudah-mudahan (bisa dijerat TPPU). Di banyak kasus yang ke depan kita selalu mencoba kalau bisa itu diikuti dengan TPPU-nya," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Mei 2018. 

Baca juga: Zumi Zola Mengaku Bersalah

KPK memastikan akan terus mendalami perkara yang menjerat Zumi, termasuk dengan memintai keterangan anggota keluarganya. Komisi Antirasuah itu memang sudah berulang kali memanggil anggota keluarga Zumi. 

Sejak Selasa, 22 Mei 2018 hingga Kamis, 24 Mei 2018, KPK telah memeriksa adik Zumi, Zumi Laza; istri Zumi, Sherin Tarina; dan ibunda Zumi, Hermina Djohar. 

"Ya itu memang selalu begitu kan kalau pemeriksaan di KPK. Yang terkait dengan kasus itu, siapa yang pernah berhubungan, siapa yang pernah membantu dalam proses transaksi, itu selalu diperiksa," ucap Agus. 

Namun begitu, Agus mengatakan belum tentu semua pihak yang diperiksa itu bakal dikenai proses hukum lebih lanjut. Sejauh ini penyidik masih menggali keterangan dari saksi-saksi tersebut.

"Diperiksa itu kan belum tentu yang bersangkutan akan kena proses hukum lebih lanjut. Mungkin hanya ditanyai sebagai saksi untuk mengetahui sesuatu saja. Sebetulnya keluarga itu harus menyadarkan ya. Bukan malah membantu tindak pidana korupsi, tetapi harus menyadarkan suami, harus menyadarkan keluarga, pesan saya itu," katanya.  

Baca juga: KPK Cecar Aset Zumi Zola ke Istri

KPK menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola bersama Plt Kadis PUPR Jambi Arfan sebagai tersangka suap dan gratifikasi atas proyek-proyek di Pemprov Jambi senilai Rp6 miliar. Zumi Zola dan Arfan diduga kuat 'memalak' sejumlah pengusaha dengan dalil izin sejumlah proyek di Pemprov Jambi.

Fulus gratifikasi yang diterima dari sejumlah proyek itu disiapkan Zumi Zola sebagai 'uang ketok' agar DPRD Jambi memuluskan APBD Jambi Tahun Anggaran 2018.

Zumi Zola dan Arfan disangkakan Pasal 12 huruf B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




(HUS)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA