Wali Kota Madiun Dicegah ke Luar Negeri

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 19 Oct 2016 20:01 WIB
korupsi
Wali Kota Madiun Dicegah ke Luar Negeri
Wali Kota Madiun Bambang Irianto (kanan). Foto: Siswowidodo/Antara.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wali Kota Madiun Bambang Irianto dan anaknya, Bonnie Laksamana, dicegah bepergian ke luar negeri. Keduanya dicegah terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Besar Madiun.
 
Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, permohonan pencegahan ini telah dilayangkan ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham), pada 7 Oktober 2016.
 
"KPK sudah memohonkan cegah atas nama Bambang Irianto sebagai tersangka, kemudian atas nama Bonnie Laksamana dalam status sebagai saksi," kata Yuyuk di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Baca: Wali Kota Madiun Jadi Tersangka KPK 

Keduanya tak bisa berpergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penyidik bila sewaktu-waktu membutuhkan keterangan keduanya.

Bonnie diketahui sempat menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Belum diketahui keterkaitan Bonnie dalam kasus ini. Kediaman Bonnie di Madiun sudah digeledah penyidik KPK pada Selasa 18 Oktober.
 
Hari ini, penyidik juga menggeledah sejumlah lokasi di Madiun untuk mendalami kasus yang menjerat Bambang Irianto. Salah satunya di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madiun.

Baca: Dikawal Brimob, KPK Merangsek ke Ruang Wali Kota Madiun 

Dari penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB ini, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan barang elektronik.
 
Sebelumnya penyidik KPK juga mendatangi ruang kerja Bambang di Balai Kota, Jalan Pahlawan, Madiun, Jawa Timur, rumah anak Bambang, dan kantor PT Cahaya Terang Satata milik Bambang di Madiun. Sementara di Jakarta, penyidik menggeledah PT Lince Roma Raya. Dari lokasi, penyidik juga menyita sejumlah dokumen dan barang elektronik.

Baca: DPRD Madiun Siap Tunjuk Pengganti Wali Kota Bambang 

Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif menegaskan, KPK sudah memiliki alat bukti yang kuat buat menjerat Bambang dalam proyek senilai Rp76,523 miliar itu.
 
Selama menjadi wali kota Madiun 2009-2014, ia diduga dengan sengaja turut serta dalam pemborongan, pengadaan, dan persewaan terkait proyek. Padahal, saat itu, dia hanya ditugaskan mengurus dan mengawasi.




(FZN)

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

12 hours Ago

Djarotberjanji akan memperbesar puskesmas dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

BERITA LAINNYA