Napi Narkoba Kabur, BNN Minta Petugas Lapas Dimutasi

Sunnaholomi Halakrispen    •    Selasa, 11 Dec 2018 09:20 WIB
narapidana
Napi Narkoba Kabur, BNN Minta Petugas Lapas Dimutasi
Kepala Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang diharapkan dapat segera melakukan evaluasi. Hal itu terkait kasus kaburnya narapidana narkoba.

Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari, meminta agar dilakukan mutasi petugas Lapas. "Kalau perlu dirotasi, enggak tepat di situ, ya geser," ujar Arman di Lapangan Parkir Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin, 10 Desember 2018.

Arman berharap pengawasan di Lapas dapat lebih diperketat. Mutasi pegawai, kata Arman, sebaiknya segera dilakukan apabila terlihat kualitas kinerja yang kurang baik.

"Ini buktinya kalau memberi hati dan kesempatan. Apalagi masih tegiur iming-iming uang, ya akibatnya begitu. Karena baik sistem dan petugas kurang begitu bagus untuk dilaksanakan," imbuhnya.

Baca: Napi Cipinang Kabur Dibantu Pegawai Lapas

Diharapkan polisi dapat menenagkap tahanan yang kabur. Arman meminta Said segera ditindak tegas. Terlebih, jika Said melawan petugas.

"Kalau sudah perintahkan berhenti, kalau mereka melarikan diri, atau melawan ya sudah pasti tindak tegas. Sudah banyak contoh. Sudah banyak juga yang dilakukan dilumpuhkan dengan senjata," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Oga G Darmawan mengatakan, seorang narapidana narkoba kabur dari ruang tahanan. Napi bernama Said kabur dibantu pegawai Lapas bagian Tata Usaha (TU) berinisial Yuh.

Ia memaparkan Yuh membantu Said kabur diduga karena ada hubungan asmara di antara keduanya. Oga sempat mendapatkan kabar hubungan dekat Yuh dengan napi yang divonis 19 tahun penjara itu.

Said kabur dari Lapas dalam rentang waktu Jumat, 7 Desember 2018 malam hingga Sabtu, 8 Desember 2018 dini hari.


(YDH)