Ditjen Pas tak Khawatir Tahanan Kabur Migrasi Keluar Palu

   •    Kamis, 11 Oct 2018 12:57 WIB
tahanan kaburGempa Donggala
Ditjen Pas tak Khawatir Tahanan Kabur Migrasi Keluar Palu
Warga berada di sekitar lokasi reruntuhan dinding Lapas Kelas II A Palu, di Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: ANTARA/Abriawan Abhe)

Jakarta: Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM mengaku tak khawatir narapidana yang kabur saat gempa akan melarikan diri keluar Sulawesi Tengah. Pemerintah memastikan tetap memantau pergerakan narapidana.

"Kalau pun ada yang keluar wilayah Palu, kami kategorikan penyelamatan. Bukan untuk meninggalkan Palu atau apa. Semata-mata respons atas kemanusiaan," ujar Direktur Pelayanan Tahanan Ditjen Pemasyarakatan Lilik Sujandi dalam Metro Pagi Primetime, Kamis, 11 Oktober 2018.

Untuk memudahkan pendataan narapidana yang mungkin saja meninggalkan Palu atau wilayah Sulawesi secara umum, Lilik telah memberikan informasi ke wilayah lain untuk mengakomodasi pelaporan para narapidana. Tahanan yang berada di luar wilayah hukum Sulawesi Tengah bisa melapor ke Unit Pelaksana Teknis lapas atau rutan setempat. 

"Nanti akan didata dan dengan catatan selama berada di luar tidak dihitung menjalani pidana," ungkapnya.

Lilik mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus untuk merekonstruksi lapas atau rutan yang rusak akibat gempa. Pihaknya juga masih menunggu stabilitas ketersediaan pasokan listrik, bahan bakar minyak, makanan, dan pemenuhan layanan dasar lainnya.

Beberapa lapas seperti Lapas Palu juga tengah dalam masa pemulihan lantaran ada tembok yang roboh. Sejumlah rutan di Kabupaten Donggala saat ini tidak dapat ditempati lantaran rusak total.

Pihaknya juga membuka peluang untuk menempatkan narapidana di lapas dan rutan lain di luar wilayah Palu, Sigi, dan Donggala. Misalnya Lapas Gorontalo untuk menampung narapidana yang tidak tertampung karena keterbatasan lapas.

"Kita akan evaluasi pelayanan dasar dulu dalam waktu dekat. Begitu stabil langsung kami keluarkan imbauan sampai batas waktu tertentu. Setelah itu baru dilakukan pencarian dan penangkapan," jelasnya.




(MEL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA