Jaksa Agung tak Mau Densus Tipikor Dianggap Saingan KPK

Husen Miftahudin    •    Rabu, 11 Oct 2017 15:32 WIB
densus tipikor
Jaksa Agung tak Mau Densus Tipikor Dianggap Saingan KPK
Jaksa Agung M. Prasetyo. Foto: MI/Immanuel.

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Agung M. Prasetyo menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri. Dia khawatir bila nanti ada anggapan satuan itu akan menyaingi KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Terlebih untuk masalah independensi kelembagaan, karena belum ada undang-undang sebagai dasar dari penyatuan itu," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Meskipun demikian, Kejaksaan bakal tetap bersinergi dengan Polri. Sesuai tugasnya, papar Prasetyo, Kejaksaan akan menerima hasil penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan penyidik Polri.

"Kami tetap mengacu pada KUHAP di mana di sana diatur itu JPU (jaksa penuntut umum) menerima hasil penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan penyidik Polri, apakah itu kalau dulu Bareskrim dan sekarang untuk korupsi dalam bentuk Densus," tegas Prasetyo.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto tak mempermasalahkan bila Kejaksaan Agung enggan bergabung dengan Densus Tipikor. Kendati begitu, Polri berharap sikap Kejaksaan Agung akan berubah.

Baca: Minta Dana Nyaris Rp1 Triliun, Ini Tugas Densus Tipikor

Menurut dia, Densus Tipikor berfungsi tak beda jauh berbeda dengan Direktorat Tipikor (Dittipikor) Bareskrim Polri saat ini. Hanya saja, Densus Tipikor dibuat lebih gemuk dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

"Tapi kalau ada penolakan, ini kan pertimbangan lain. Sekarang Dittipikor sudah ada, dan kita juga menyelaraskan dengan Kejaksaaan," ujar Setyo Senin 11 September 2017.

Dia menuturkan, pembentukan Densus Tipikor bakal tetap berlanjut meskipun Kejaksaan Agung enggan berada dalam satu atap. "Nanti diharapkan akhir tahun sudah running," pungkas dia.


(OGI)