Novanto Sehat

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 06 Dec 2017 09:26 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Novanto Sehat
Tersangka kasus korupsi KTP-el Setya Novanto/ANT/Hafidz Mubarak

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kondisi Ketua DPR Setya Novanto sehat. Tersangka korupsi KTP elektronik itu sudah menjalani pemeriksaan dokter.

"Kondisi yang bersangkutan baik. Sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 6 Desember 2017.

Febri menegaskan Novanto layak menjalani pemeriksaan dan penahanan meski masih harus mengonsumsi beberapa obat dari dokter.

Baca: Berkas Novanto Dinyatakan Lengkap

Selama proses penyidikan kasus korupsi KTP-el, kondisi Novanto memang terlihat baik. Tidak ada tanda-tanda mengkhawatirkan dari mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu saat menjalani pemeriksaan. Novanto juga selalu menjawab sehat ketika ditanyai kondisi kesehatannya.

Pada Selasa, 5 Desember 2017, Novanto diboyong ke Lembaga Antikorupsi untuk menandatangani berkas penyidikannya yang rampung. Sayangnya, dia memilih bungkam.

Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el. Novanto diduga telah menguntungkan diri sendiri dan korporasi dari megaproyek tersebut.

Baca: Novanto Bungkam Dicecar Soal Pelimpahan Berkas

Novanto bersama Anang Sugiana Sudiharjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, dan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto diduga kuat telah merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun dari proyek KTP-el tersebut.

Tak hanya itu, Novanto dan Andi Narogong juga diduga mengatur proyek sejak proses penganggaran hingga pengadaan KTP-el tersebut. Novanto dan Andi Narogong disebut telah menerima keuntungan Rp574,2 miliar.

Novanto dijerat Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

 


(OJE)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

54 minutes Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA