Laporan Demokrat terhadap Antasari Jalan Terus

Arga sumantri    •    Jumat, 19 May 2017 14:55 WIB
antasari azhar
Laporan Demokrat terhadap Antasari Jalan Terus
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar (kiri) bersama Kuasa Hukum Antasari Azhar Harjadi Jahja (kanan) saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri di Gedung KKP, Gambir, Jakarta, Selasa (14/2/2017). Foto: Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi menghentikan penyelidikan kasus laporan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Namun, penyelidikan kasus laporan Partai Demokrat terhadap Antasari terus dilanjutkan.

"Pak Antasari sebagai terlapor atau yang dilaporkan, masih dalam proses," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 19 Mei 2017.

Setyo menegaskan, penyelidikan laporan Antasari diputuskan tidak naik tingkat lantaran tak ada bukti baru. Semua bukti yang disodorkan Antasari sudah pernah diuji di pengadilan.

"Alat bukti yang digunakan adalah saat kasus lama yang sudah masuk di persidangan sehingga tidak bisa digunakan," tambah Setyo.

Pada 14 Februari, Antasari melapor ke Bareskrim dan mengaku telah dikriminalisasi serta dipaksa menanggung hukuman atas perbuatan yang tak pernah dilakukannya: membunuh Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Antasari akhirnya divonis 18 tahun penjara atas kasus tersebut.

Antasari kemudian menyebut beberapa nama yang mungkin berhubungan dengan kasusnya. Ia menegaskan, SBY tahu persis kriminalisasi yang membuatnya bertahun-tahun menghuni hotel prodeo. Pengusaha Hary Tanoesoedibjo, kata Antasari, pernah datang ke rumahnya pada tengah malam.

Hary Tanoe, kata dia, datang sebagai utusan Cikeas, merujuk kediaman SBY. Hary Tanoe membawa pesan agar Antasari tak menahan Aulia Pohan, besan SBY, yang terjerat kasus penyelewengan dana di Bank Indonesia.

KPK akhirnya menetapkan Aulia Pohan sebagai tersangka dugaan korupsi dalam aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) sebesar Rp100 miliar. November 2008, Aulia ditahan.


(MBM)

3 <i>'Cluster'</i> Besar Pemain Korupsi KTP-el

3 'Cluster' Besar Pemain Korupsi KTP-el

1 hour Ago

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membagi pihak yang terseret kasus…

BERITA LAINNYA