Polisi Kembali Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian

Arga sumantri    •    Rabu, 06 Dec 2017 13:28 WIB
media sosialujaran kebencian
Polisi Kembali Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian
Ilustrasi/MTVN

Jakarta: Satgas Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pria bernama Abraham Ben Moses. Pria berusia 52 tahun itu ditangkap terkait kasus ujaran kebencian di media sosial.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran mengatakan Abraham ditangkap Selasa, 5 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 WIB. Ia ditangkap di kediamannya, kawasan Buaran Indah, Kota Tangerang.

"Memposting di akun FB Saifuddin Ibrahim, milik yang bersangkutan, tentang ujaran kebencian terhadap agama tertentu (SARA)," kata Fadil saat dikonfirmasi, Rabu, 6 Desember 2017.

Polisi menyita satu telepon genggam Abraham sebagai barang bukti. Sayangnya, Fadil belum merinci konten ujaran kebencian dimaksud.

Abraham diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Yang bersangkutan dibawa ke Ditipidsiber Bareskrim untuk dilaksanakan pemeriksaan."

Sebelumnya, Bareskrim juga menangkap Cahyo Gumilar dengan kasus serupa. Wakabareskrim Irjen Antam Novambar mengatakan Cahyo Gumilar ditangkap pada Minggu, 3 Desember 2017 di kediamannya,Pamulang, Tangerang Selatan.

Pria berusia 40 tahun itu disebut mengunggah konten ujaran kebencian mengandung unsur SARA. Unggahan Cahyo di media sosial lewat akun Facebook dengan nama yang sama juga diduga menghina lambang negara.

Pelaku dijerat Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 dan atau Pasal 45B juncto Pasal 29 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


(OJE)