Satgas Pangan Gencar Cek Gudang

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 18 May 2017 15:07 WIB
panganbarang ilegal
Satgas Pangan Gencar Cek Gudang
Ilustrasi: Sejumlah pekerja menata gula di gudang untuk memenuhi kebutuhan pokok jelang dan selama Ramadan. Foto: Antara/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus bergerak. Mereka menggalakkan razia pergudangan bahan pangan untuk menghindari adanya spekulan nakal. 

"Kita cek ke gudang. Kemudian, kalau memang ditemukan dokumen kurang lengkap, ya ini ada indikasi permainan," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jederal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 18 Mei 2017. 

Menurut dia, Satgas Pangan terus bekerja baik dari segi preventif hingga penyelidikan. Penyidikan perkara yang sudah dibongkar juga dikerjakan beriringan. 

Dia menekankan, Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan untuk menjaga stabilitas pangan jelang Ramadan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun meminta Satgas Pangan memantau jalur produksi, distribusi, hingga tingkat konsumen. 

Sementara itu, Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan, jelang Ramadan kinerja Satgas Pangan bakal ditingkatkan dua kali lipat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi diduga adanya spekulan yang akan memainkan harga. 

Baca: Kehadiran Satgas Pangan Diharapkan Mampu Tekan Lonjakan Harga

"Semua daerah di indonesia rawan untuk kartel semua pelabuhan yang resim tidak resmi kami awasi semua di seluruh Indonesia," kata Syafrudin di Pasar Induk Kramat Djati, Jakarta, Rabu 17 Mei. 

Kemarin, Bareskim menggeledah gudang bawang putih di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Dari sana polisi menemukan 182 ton bawang putih yang diduga selundupan dari Tiongkok dan India tanpa dokumen yang lengkap.

Korps Bhayangkara mengamankan tiga orang dari penggeledahan itu. Pelaku terancam dijerat Pasal 106 Jo 24 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan dan Pasal 31 UU Nomor 16 Tahun 1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.




(OGI)