Perburuan Tersangka Kasus KTP-el Berlanjut

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 19 Sep 2018 14:15 WIB
korupsi e-ktp
Perburuan Tersangka Kasus KTP-el Berlanjut
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan - MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tak berhenti mengusut kasus dugaan korupsi KTP-el. Semua hal yang tertuang dalam dakwaan dan persidangan akan didalami untuk menjerat pihak-pihak lain yang ikut terlibat dalam korupsi proyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut.

"Prinsipnya semua informasi dari mana pun, apalagi itu dari yang dibicarakan dan diucapkan di persidangan pasti akan menjadi sesuatu hal perhatian dari penyidik," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Basaria meminta semua pihak bersabar dan memberi waktu kepada penyidik untuk mengembangkan fakta persidangan. "Jadi tanpa ditanya pun pasti jawabannya seperti itu," ujar dia. 

Dia menyebut kelima pimpinan tak bisa memaksakan penyidik untuk menaikkan status hukum seseorang yang disebut dalam persidangan tanpa ada dua alat bukti yang kuat.

(Baca juga: Novanto Beri Mandat Office Boy Kelola Perusahaan)

"Dan penyidik, saya yakin juga kalau mereka bisa cepat masa mereka lama-lama sih? Kita maunya cepat dan tepat, jangan cepat tapi salah," pungkas dia. 

Sejumlah nama yang sebelumnya pernah disebut ikut kecipratan uang korupsi KTP-el kembali mencuat di persidangan terdakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Hingga saat ini, pengusutan kasus korupsi KTP-el masih terus bergulir. Sepanjang proses penyidikan sampai ke persidangan, sejumlah nama lama atau nama baru yang diduga terlibat terus bermunculan.

KPK mengakui tengah membuka penyelidikan baru terkait kasus dugaan korupsi KTP-el. Tak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dalam kasus megakorupsi yang telah merugikan uang negara hingga Rp2,3 triliun tersebut.

(Baca juga: KPK Telusuri Aliran Dana KTP-el ke Pihak Lain)
 


(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA