Calon Hakim MK Ditanya Pencantuman Agama Pada KTP

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 30 Mar 2017 03:08 WIB
seleksi hakim mk
Calon Hakim MK Ditanya Pencantuman Agama Pada KTP
Panitia Seleksi calon hakim Mahkamah Konstitusi mewawancarai calon hakim konstitusi di Gedung III Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (27/3). Sebanyak 11 calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menjalani seleksi tahap wawancara, dan calon yang lolos seleksi a

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Panitia Seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Komarudin Hidayat mengangkat topik kolom agama yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Komarudin mempertanyakan kegunaan kolom tersebut.

"Apa gunanya pak, dari sisi hukum kalau agama itu dicantumkan," kata Komarudin kepada salah satu peserta seleksi hakim Eddhi Sutarto di Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu 29 Maret 2017.

Eddhi mengatakan identitas relijius masih diperlukan. Eddhi pun menilai kolom agama tersebut berguna jika dicantumkan dalam kolom KTP.

"Untuk membedakan hak-hak dan kewajibannya," ungkap Eddhi.

Eddhi mengakui bahwa kewajiban seseorang sebagai warga negara sama dengan pemeluk agama lain. Akan tetapi, tegas Eddhi, kewajiban dalam hal-hal tertentu berbeda.

"Misalnya ada kewajiban-kewajiban sebagai seorang muslim untuk mengikuti ibadah (sesuai dengan ajaran agama Islam). Itu yang membedakan dengan ibadah agama lain," jelas Eddhi.

Menurut Eddhi, negara memang tidak berhak mencampuri urusan keagamaan lebih jauh. Akan tetapi, negara tetap menjadi fasilitator terhadap beragam agama yang diakui di Indonesia.

"Negara menjadi fasilitator yang terkait hak-hak universal yang ada di konstitusi," pungkas Eddhi.


(DEN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA