Satu Tersangka Saracen Bakal Diadili di Pekanbaru

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 13 Oct 2017 20:34 WIB
ujaran kebencian
Satu Tersangka Saracen Bakal Diadili di Pekanbaru
Ilustrasi Ujaran Kebencian. Foto:MTVN/Rakhmat Riyandi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkas Muhammad Abdullah Harsono alias MAH, salah satu tersangka Saracen, dinyatakan lengkap. Anggota kelompok ujaran kebencian itu segera diadili di meja hijau.

"MAH sudah dinyatakan lengkap P21 tanggal 12 Oktober," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung, Noor Rachmad, saat dihubungi, Jumat 13 Oktober 2017.

Saat ini, kata dia, jaksa tengah menunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti. Selanjutnya, kasus bakal dilimpahkan dan ditangani Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Sementara, berkas tersangka lainnya, Jasriadi, dinyatakan belum lengkap alias P19. "Berkasnya (Jasriadi) sudah dikirim ke penyidik dengan petunjuk."

Baca: Aliran Dana Saracen Dicocokkan dengan Hasil Laporan PPATK

Saracen mulai jadi perhatian publik setelah para pengurusnya ditangkap Tim Siber Bareskrim Polri. Mereka dijerat Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 22 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan/atau Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.

Kelompok Saracen mulai eksis menyebarkan ujaran kebencian berkonten SARA sejak November 2015. Mereka menyebarkan isu SARA melalui grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situs Saracennews.com, dan grup lain yang menarik minat warganet.

Baca: Saracen Diminta Viralkan Tamasya Al Maidah

Saracen mengunggah konten ujaran kebencian dan berbau SARA berdasarkan pesanan. Media-media yang mereka miliki, baik akun Facebook maupun situs, akan memasang berita atau konten yang tidak sesuai dengan kebenaran, tergantung permintaan.

Para pelaku menyiapkan proposal untuk disebar kepada pemesan. Setiap proposal ditawarkan dengan harga puluhan juta rupiah. Akun yang tergabung dalam jaringan grup Saracen lebih dari 800 ribu.


(AGA)