KPK Dalami 'Uang Ketok' Pemprov Jambi

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 09 Jan 2018 17:49 WIB
ott anggota dprd jambi
KPK Dalami 'Uang Ketok' Pemprov Jambi
Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pegawai Tidak Tetap (PTT) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi Rinie Anggrainie Putri. Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengesahan APBDPemprov Jambi tahun anggaran 2018.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Rinie diperiksa untuk tiga tersangka. Mereka ialah Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik (ERM), Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Arfan (ARN) dan Anggota Komisi I DPRD Jambi dari fraksi Partai Amanat Nasional Supriyono ‎(SPO).

"Penyidik hari ini memeriksa satu orang saksi, Rinie untuk tiga tersangka (ERM, SPO dan ARN) dalam kasus dugaan Suap terkait Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 9 Januari 2018.

Baca: Ketua DPRD Jambi Tahu Soal Praktik Suap APBD

Febri mengatakan, pemeriksaan kali ini penyidik fokus kepada sejauh mana Rinie mengetahui adanya permintaan 'uang ketok' dari pihak legislatif. Sehingga, mereka meloloskan anggaran Pemprov Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Zumi Zola.

"Diduga tersangka ARN dan SAI bertugas mengumpulkan uang tersebut. Pengetahuan saksi tentang hal ini didalami," ucap Febri.

Dia mengatakan, sepanjang proses penyidikan kasus ini, penyidik lembaga Antirasuah telah memeriksa 44 saksi. Dari 44 saksi itu, 16 di antaranya anggota DPRD Jambi dan 5 dari pihak swasta.

"Kemudian Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, sisanya staf Pemprov Jambi," pungkas Febri.

Penyidik KPK juga telah memeriksa Zumi Zola pada Jumat, 5 Januari 2018. Saat itu, politikus PAN tersebut membantah telah menginstruksikan bawahannya untuk memberikan suap kepada DPRD Jambi sebagai pemulus pembahasan APBD Pemprov tahun 2018.

Baca: Zumi Zola tak Tahu Soal Duit Ketok Palu APBD Jambi

KPK sebelumnya menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD Pemprov Jambi tahun anggaran 2018. Keempat tersangka itu antara lain Anggota DPRD Jambi Supriyono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Arfan dan Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Jambi Saifuddin.

Atas perbuatannya, Erwan Malik, Arfan, dam Saifuddin disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara Supriyono selaku penerima suap dijerat dengan pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.





(AZF)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA