KPK Kembali Panggil Zumi Zola

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 03 Apr 2018 20:49 WIB
ott anggota dprd jambi
KPK Kembali Panggil Zumi Zola
Gubernur Provinsi Jambi Zumi Zola. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil kembali Gubernur Jambi Zumi Zola pekan ini.  Dia akan diperiksa sebagai tersangka suap dan gratifikasi.
 
"Kan ada pemeriksaan lagi kalau enggak salah minggu ini," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 3 April 2018.
 
Juru Bicara KPK Febri Diansyah meminta Zumi kooperatif untuk mempermudah proses penyidikan. "Agar proses ini bisa segera selesai," kata Febri.
 
Febri menegaskan, pihaknya tak mau ambil pusing dengan dalil Zumi Zola yang mangkir dari pemeriksaan karena belum menerima surat panggilan penyidik. Dia mengatakan, surat panggilan yang dikirimkan penyidik telah diterima pihak Zumi Zola.
 
"Yang pasti KPK sudah menyampaikan ke rumah dinas Gubernur dan sudah diterima oleh salah satu petugas di sana," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Gubernur Jambi Zumi Zola mangkir dari pemeriksaan kedua dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Orang nomor satu di Jambi ini tak memenuhi panggilan penyidik dengan dalil belum menerima surat panggilan dari penyidik KPK.

Baca: KPK Bidik Orang di Sekitar Zumi Zola

Zumi Zola bersama dengan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi atas proyek-proyek di Pemprov Jambi senilai Rp6 miliar. Zumi Zola dan Arfan diduga kuat 'memalak' sejumlah pengusaha dengan dalil izin sejumlah proyek di Pemprov Jambi.
 
Uang gratifikasi yang diterima dari sejumlah proyek itu disiapkan Zumi Zola sebagai 'uang ketok' agar DPRD Jambi memuluskan APBD Jambi tahun anggaran 2018.
 
Atas perbuatannya, Zumi Zola dan Arfan disangkakan pasal 12 huruf B Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA