Fahri Sebut Penundaan Keberatan Pencegahan Harus Lewat Bamus

Renatha Swasty    •    Senin, 17 Apr 2017 19:50 WIB
korupsi e-ktp
Fahri Sebut Penundaan Keberatan Pencegahan Harus Lewat Bamus
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku belum mengetahui soal penundaan surat keberatan yang bakal diberikan ke Presiden Joko Widodo. Lagipula kata dia penundaan harus melalui rapat Badan Musyawarah (Bamus).

"Oh itu sudah keputusan Bamus, keputusan Bamus harus dibatalkan pakai Bamus, enggak bisa dibatalkan pakai nyanyian seorang diri. Dia harus pakai Bamus," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin 17 April 2017.

Fahri mengatakan sejak awal di Bamus ada sejumlah opsi. Pertama menyampaikan langsung keberatan pada Joko Widodo saat rapat konsultasi, atau menyampaikan nota keberatan.

"Jadi mungkin saya belum tau ya itu maksudnya kita sampaikan langsung gitu. Disampaikan saat rapat konsultasi," kata Fahri.

Namun kata dia penyampaian secara langsung pun bakal dilakukan kalau DPR diundang ke istana oleh Presiden. Fahri menegaskan rapat Bamus menghasilkan opsi itu.

Sehingga, belum ada keinginan buat menunda Bamus. Kalaupun Ketua Komisi III Bambang Soesatyo menyebut ada penundaan, hal itu kata Fahri tidak benar.

"Pokoknya Bamus sudah memutuskan, tugas pimpinan follow up tapi Bamus juga menugaskan Komisi III dalam hal ini nanti Komisi III akan lapor," kata Fahri.



(MBM)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

5 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA