Korupsi di Bekasi Bisa Dilaporkan Via Daring

Antonio    •    Senin, 10 Dec 2018 08:09 WIB
kasus korupsi
Korupsi di Bekasi Bisa Dilaporkan Via Daring
Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) di Bekasi. Foto: Medcom.id/Antonio.

Bekasi: Warga kini bisa melaporkan dugaan korupsi di lingkungan Bekasi, Jawa Barat, secara daring. Mereka dapat menyampaikan pengaduan atau memberi informasi terkait dengan dugaan tindakan korupsi melalui whistleblowing system (WBS) di laman wbs.bekasikota.go.id.

"Whistleblowing system itu kan memberi kesempatan kepada orang, baik itu orang dari dalam internal di Kota Bekasi maupun masyarakat, untuk melaporkan," kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Bekasi, Minggu, 9 Desember 2018.

WBS adalah sistem untuk memproses pengaduan atau pemberian informasi yang disampaikan secara langsung maupun tidak langsung sehubungan dengan adanya perbuatan yang melanggar perundang-undangan, peraturan atau standar, kode etik, dan kebijakan, serta tindakan lain. Aduan ini terkait korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Baca: PPP Jepara Usul Beri Pendampingan Hukum kepada Marzuqi

WBS menjadi salah satu upaya pencegahan terjadinya tindak pidak korupsi (tipikor) di lingkungan pemerintahan. Agus menyatakan penerapan WBS adalah bentuk pengawasan. Nantinya, laporan yang masuk ke WBS bakal disalurkan menuju ke pihak berwenang. 

"Kan ada yang selesai ditangani di tingkat kota bekasi. Kalau yang kewenangannya jauh lebih besar itu ya dikirimkan saja ke aparat penegak hukum baik di pusat maupun di daerah. Di daerah kan ada polres ada kejari. Di pusat ada Polri, ada Kejagung kemudian ada juga KPK. Silakan mereka mengirimkan itu. Bisa juga untuk pencegahannya dikirim ke Ombudsman atau yang lain-lain," papar dia.




(OGI)