Jokowi Ogah Mengintervensi Kasus Kapolri

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 10 Oct 2018 13:17 WIB
Buku Merah KPK
Jokowi Ogah Mengintervensi Kasus Kapolri
Presiden Joko Widodo/MI/Panca Syurkani

Jakarta: Presiden Joko Widodo ogah memasuki wilayah hukum. Kasus dugaan korupsi Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Itu wilayahnya KPK, itu wilayah hukum. Saya enggak mau ikut campur, intervensi, hal-hal yang berkaitan dengan hukum," tegas Jokowi di Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu, 10 Oktober 2018.

Presiden ke-7 Indonesia itu bertemu kapolri baru-baru ini. Pertemuan yang dianggap sebagai rutinitas Kepala Negara dan para pembantunya itu sama sekali tak membicarakan kasus tersebut.

"Biasa bertemu. Enggak sekali dua kali," kata Jokowi.

Tito diduga menerima aliran uang dari terpidana kasus suap impor daging sapi Basuki Hariman. Dugaan itu mencuat setelah sembilan media yang tergabung ke dalam IndonesiaLeaks menerbitkan laporan mengenai 'Skandal Perusakan Buku Merah'.

Para jurnalis membuat laporan investigasi lanjutan mengenai upaya perusakan barang bukti. Perusakan diduga dilakukan dua mantan penyidik KPK yang berasal dari Korps Bhayangkara.


(OJE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA