Jokowi: Tidak Ada Tempat untuk Kelompok Bersenjata

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 05 Dec 2018 12:47 WIB
Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
Jokowi: Tidak Ada Tempat untuk Kelompok Bersenjata
Presiden Joko Widodo dalam konfrensi pers mengenai penembakan di Nduga - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Jakarta: Presiden Joko Widodo memastikan tak akan memberikan ruang pada kelompok bersenjata untuk terus meneror masyarakat. Aparat akan menindak tegas para kelompok tersebut.

"Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal senjata seperti ini di Tanah Papua maupun seluruh pelosok Tanah Air. Dan, kita juga tidak akan pernah takut," tegas Jokowi dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Kelompok bersenjata yang diduga dari Organisasi Papua Medeka itu menyerang para pekerja proyek jembatan Trans Papua di Distrik Yigi, Nduga, Papua. Akibat kejadian itu, puluhan pekerja dikabarkan tewas dihantam timah panas.

Jokowi menegaskan pemerintah tak akan gentar dengan serangkaian penyerangan dari kelompok bersenjata itu. Pemerintah akan terus melakukan pembangunan di Bumi Cenderawasih.

"Dan ini malah membuat tekad kita membara untuk melanjutkan tugas besar kita membangun Tanah Papua," ujar dia.

Baca juga: Moeldoko: Tangan Pekerja Diborgol dan Ditembaki

Dia juga memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, untuk melanjutkan pembangunan jalan di Wamena-Mamugu, Papua. Trans Papua sepanjang 4.600 kilometer tersebut harus segera diselesaikan.

"Karena dari Wamena-Mamugu ini terus dibangun 35 jembatan. Jadi tetap harus diselesaikan. Artinya PU jalan terus untuk membangun tanah Papua atau mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata dia.

Kepala Negara juga menyampaikan duka cita atas kejadian penembakan yang menewaskan pekerja dari PT Istaka Karya itu. Dia mendoakan agar para pekerja mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto) dan Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku tindakan biadab tersebut," pungkas dia.


 


(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA